Lompat ke isi
27 Oktober 2010 / rendy

Uhkti yang introvert

…jika rasa kekaguman ini adalah suatu anugrah, maka izinkanlah hamba untuk tetap terjaga dari retorika perasaan yang sebenarnya tak perlu ada. jika sikap hamba membuatmu risih maka maafkanlah ke khilafan ini..

ukhti…
hamba sadar bukan hak hamba untuk kagum pada mu, hamba sadar bahwa ini adalah sebuah kesia-siaan..

ukhti..
inilah manusia yang selalu tak lekang tuk tetap bergumul dengan syahwat pandang dan rasa.. hamba tak bisa tuk munafiki rasa, namun di satu sisi tak boleh ada rasa yang cintanya melebihi cinta kepada Allah..

ukhti ..
hamba kagum akan diammu
hamba kagum akan ketenangan mu
hamba kagum akan kedewasaan mu
hamba kagum atas kesederhanaan mu

dan hamba kagum atas pesonamu
refleksi karunia Allah pada dirimu…

jika dan jika banyak dari sikap hamba yang menyerang privasi mu..
hamba minta maaf..

Maaf atas segala tutur dan tingkah yang menjemukan berimbas pada suasana keseharianmu di sini..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.